Category Archives: Uncategorized

10 Besar Daerah Wisata di Papua Yang Perlu Kamu Ketahui

Raja Ampat

Siapa tak mengenal Raja Ampat? Salah satu tempat wisata di Papua ini keindahannya menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara. Kawasan Raja Ampat ini terdiri dari empat pulau besar yaitu Waigeo, Misool, Salawati, Batanta dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Raja Ampat memiliki biota laut yang beragam. Menurut laporan dari The Nature Conservancy, sebanyak 75% spesies laut dunia ditemukan di perairan Raja Ampat. Selama menyelam, Anda akan ditemani sekitar 1.511 jenis ikan dan juga penyu laut. Mengasyikan, ya? Meskipun Anda bebas menyelam kapan saja sepanjang tahun di sini, namun waktu terbaiknya adalah pada bulan Oktober dan November. Pada bulan-bulan ini, cuaca sedang bagus dan air sangat jernih sehingga jarak pandang saat menyelam sangat ideal. Perairan Raja Empat merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik buat penyelaman di dunia. Di tempat ini terdapat lebih dari 450 jenis karang keras, 1.000 jenis ikan karang, 700 jenis moluska dan catatan tertinggi bagi gonodactyloid stomotopod crustaceans.

Ada beberapa kawasan terumbu karang yang masih sangat baik kondisinya dengan persentase penutupan karang hidup hingga 90%, yaitu di selat Dampier (selat antara Pulau Waigeo dan Pulau Batanta), Kepulauan Kofiau, Kepualauan Misool Tenggara dan Kepulauan Wayag. Tipe dari terumbu karang di Raja Ampat umumnya adalah terumbu karang tepi dengan kontur landai hingga curam. Tetapi ditemukan juga tipe atol dan tipe gosong atau taka. Di beberapa tempat seperti di kampung Saondarek, ketika pasang surut terendah, bisa disaksikan hamparan terumbu karang tanpa menyelam dan dengan adaptasinya sendiri, karang tersebut tetap bisa hidup walaupun berada di udara terbuka dan terkena sinar matahari langsung.

Spesies yang unik yang bisa dijumpai pada saat menyelam adalah beberapa jenis kuda laut katai, wobbegong, dan ikan pari Manta. Juga ada ikan endemik raja ampat, yaitu Eviota raja, yaitu sejenis ikan gobbie. Di Manta point yg terletak di Arborek selat Dampier, Anda bisa menyelam dengan ditemani beberapa ekor Pari Manta yang jinak seperti ketika Anda menyelam di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Jika menyelam di Cape Kri atau Chicken Reef, Anda bisa dikelilingi oleh ribuan ikan. Kadang kumpulan ikan tuna, giant trevallies dan snappers. Tapi yang menegangkan jika kita dikelilingi oleh kumpulan ikan barakuda, walaupun sebenarnya itu relatif tidak berbahaya (yang berbahaya jika kita ketemu barakuda soliter atau sendirian). Hiu karang juga sering terlihat, dan kalau beruntung Anda juga bisa melihat penyu sedang diam memakan sponge atau berenang di sekitar anda. Di beberapa tempat seperti di Salawati, Batanta dan Waigeo juga terlihat Dugong atau ikan duyung

 

Jika tak ingin menyelam, Anda masih bisa menikmati keindahan Raja Ampat dengan melakukan trekking di pulau-pulaunya. Takut tersesat? Tenang. Anda bisa menggunakan jasa pemandu di sini. Pemandu di tempat wisata ini adalah warga setempat yang sehari-harinya berprofesi sebagai nelayan. Jangan lupa membawa buah pinang atau permen untuk diberikan pada warga setempat. Buah pinang dan permen dianggap sebagai tanda persahabatan dan akan membuat Anda lebih akrab dengan mereka.

Di sini, ada banyak suvenir yang bisa Anda beli sebagai oleh-oleh mulai dari patung suku Asmat sampai alat musik dan kain tradisional.

 

AKSES UNTUK MENUJU RAJA AMPAT

Cara menuju ke Raja Ampat tidaklah mudah, Anda tak hanya menempuh satu rute perjalanan saja. Karena Anda harus singgah di beberapa tempat sebelum tiba di Raja Ampat. Jika Anda menggunakan Penerbangan Jakarta-Sorong, sebagian besar harus transit di Makassar, Sulawesi Selatan. Hanya maskapai Garuda Indonesia yang memiliki penerbangan langsung Jakarta-Sorong dengan lama penerbangan 4 jam 10 menit. Selain Garuda Indonesia, maskapai yang memiliki destinasi Sorong di antaranya Sriwijaya Air, Lion Air, Wings Air, dan Express Air.

Sesampainya di Sorong, Anda dapat menempuh perjalanan dari Sorong ke Waisai dengan menggunakan maskapai Susi Air. Pesawat berangkat setiap hari Senin dan Jumat pukul 08.30. Semenara untuk rute sebaliknya, berangkat pukul 11.00. Setiap perjalanan akan memakan waktu sekitar 30 menit.

Selain itu, akses paling populer untuk menuju ke Raja Ampat adalah melalui Pelabuhan Usaha Mina atau Pelabuhan Pelayaran Rakyat, keduanya ada di Sorong. Dari sana, setiap hari ada kapal feri yang berangkat ke Waisai. Dari Sorong, bisa juga langsung ke Pulau Misool. Ada kapal penumpang umum yang berangkat setiap hari Rabu. Sementara untuk rute Misool-Sorong, kapal berangkat setiap Sabtu.

 

TIPS

Jika Anda ingin berwisata ke kepulauan Raja Ampat, sebaiknya Anda berwisata secara kelompok. Karena biaya yang dibutuhkan untuk berwisata ke Raja Ampat cukup mahal (biasanya biaya ke Raja Ampat dalam bentuk paket tour). Untuk ini, Anda dapat menghubungi pihak Tour & Travel yang menawarkan paket wisata ke Raja Ampat. Dan juga, Karena umumnya kapasitas perahu yang digunakan di Kepulauan Raja Ampat sekitar 8 orang serta kapasitas penginapan rata-rata di Raja Ampat adalah 2-4 orang. Dengan begitu, Anda dapat membagi biaya perjalanan dan akomodasi secara patungan dengan rekan-rekan atau kelompok Anda

Waktu terbaik untuk menikmati wisata di Raja Ampat adalah bulan Oktober-April, karena ombak tak terlalu besar. Mei sampai pertengahan Juni dan dua minggu terakhir di bulan September juga ombaknya masih bisa ditoleransi